Tugas 8 Naufal Abrar Rabbani

 

Fungsi Kombinasi Logika

Fungsi logika kombinasional dapat didefinisikan dengan Tabel Kebenaran, Diagram Logika atau Persamaan Boolean.

Meja kebenaran: Tabel kebenaran adalah daftar tabular dari semua kemungkinan kombinasi biner dari variabel input dan kombinasi output terkait dari rangkaian logika. Hanya ada dua kemungkinan bit input atau output, yaitu '0' dan '1'. Jika jumlah input adalah 'n', akan ada 2^n kombinasi. Dalam tabel ini, ada satu baris untuk mewakili kombinasi input serta baris yang berbeda untuk kombinasi output. Ini dapat diperoleh dari diagram logika atau ekspresi Boolean dari sirkuit.

Diagram Logika: Diagram logika terutama terdiri dari gerbang logika dasar dan beberapa representasi simbolis dari rangkaian. Ini menunjukkan kepada kita interkoneksi gerbang logika, mewakili beberapa jalur sinyal (seperti mengaktifkan, memilih jalur, jalur kontrol, dll.). Ini digunakan untuk mendefinisikan fungsionalitas sirkuit. Itu dapat diperoleh melalui ekspresi Boolean atau tabel kebenaran sirkuit.

Ekspresi Boolean: Ini adalah persamaan yang terbentuk dari kombinasi variabel input dan output; di sini, ekspresi ini terutama digunakan untuk mendefinisikan variabel output variabel input. Ekspresi ini dapat diturunkan dari tabel kebenaran atau diagram logika sirkuit.

  • Dalam fungsinya adapun Rangkain Logika Kombinasi, berikut penjelasannya:
Sirkuit kombinasional adalah jenis sirkuit di mana input saat ini hanya dapat mengubah output saat ini. Rangkaian ini disebut juga rangkaian clock independent karena untuk pengoperasiannya tidak memerlukan clock. Sirkuit ini tidak memiliki elemen memori atau jalur umpan balik, sehingga sirkuit tidak dapat menyimpan data apa pun. Rangkaian kombinasional dapat dirancang dengan menggabungkan gerbang logika. Rangkaian yang digunakan dalam logika kombinasional digunakan sebagai coding, decoding, deteksi kesalahan, manipulasi, dll. Rangkaian dasar logika kombinasional adalah multiplexer, decoder, encoder, shitter, Adder, Subtractor, dll.

Rangkaian logika kombinasional dapat memiliki 'n' jumlah variabel input dan 'm' jumlah variabel output. Untuk variabel input 'n', ada 2^n kemungkinan kombinasi variabel input. Untuk setiap kombinasi unik dari variabel input, hanya ada satu kemungkinan kombinasi output. Fungsi output selalu dinyatakan dalam variabel input. Tabel kebenaran atau persamaan Boolean dapat menentukan hubungan antara kel dan masukan dari rangkaian kombinasional.

  • Adapun Jenis Rangkainnya,yaitu:
  1. Rangkaian Aritmatika dan Logika: Penambah, Pengurang, Pembanding, dll.
  2. Transmisi Data: Multiplexer, Demultiplexer, Encoder, dll.
  3. Konverter Kode: Konverter kode biner, konverter kode BCD, dll.
  • Adapun Juga Gerbangnya, yaitu:
Gerbang logika kombinasional adalah gerbang dasar yang digabungkan untuk membentuk sirkuit apa pun dalam elektronik digital. Gerbang logika sangat ideal untuk mengimplementasikan fungsi Boolean yang penting—misalnya, gerbang, gerbang NAND, gerbang OR, gerbang NOR, dll.

Gerbang AND:

Gerbang AND memiliki dua atau lebih input dengan satu output. Outputnya tinggi berarti '1' ketika semua inputnya tinggi; jika tidak, hasilnya rendah berarti '0'.


Gerbang OR:

Gerbang OR memiliki dua atau lebih masukan dan satu keluaran. Outputnya tinggi berarti '1' ketika setidaknya satu input tinggi; jika tidak, hasilnya rendah, yang berarti '0'. Tetapi di gerbang OR komersial dengan tipe input 2,3 dan $ tersedia.

Gerbang NOT:

Gerbang NOT memiliki satu masukan dengan satu keluaran. Ketika input tinggi berarti '1', maka output gerbang NOT akan rendah, yang berarti '0'.

Gerbang NAND:

Gerbang NAND berarti NOT AND, di sini keluaran gerbang AND diumpankan ke gerbang NOT. Gerbang NAND dapat dirancang dari tabel kebenaran gerbang AND dengan melengkapi variabel keluaran. Hasil gerbang NAND rendah ketika semua input logika tinggi. Jika tidak, outputnya tinggi.


Gerbang NOR:

NOR berarti gerbang NOT OR. Di sini keluaran gerbang OR dimasukkan ke gerbang NOT. Gerbang NOR dirancang dari tabel kebenaran gerbang OR dengan melengkapi semua variabel keluaran. Output dari gerbang NOR tinggi ketika semua input rendah. Jika tidak, outputnya rendah.


Gerbang XOR:

Gerbang XOR berarti gerbang Exclusive-OR, juga dikenal sebagai gerbang EX-OR, memiliki dua input dan satu output. Untuk dua gerbang masukan, keluaran gerbang XOR adalah tinggi, yang berarti '1' bila bit masukan tidak sama, dan keluaran rendah berarti '0' bila ada masukan yang serupa.


Gerbang XNOR:

XNOR berarti gerbang Exclusive-NOR, juga dikenal sebagai EX-NOR; itu BUKAN dari EX-ATAU. Output dari gerbang XNOR dua input adalah high, yang berarti '1' ketika inputnya seperti dan Low ketika, tidak seperti input.


Sumber : onlinelearning.uhamka.ac.id

Komentar