Postingan

Menampilkan postingan dari April, 2022

Tugas 8 Naufal Abrar Rabbani

Gambar
  Fungsi Kombinasi Logika Fungsi logika kombinasional dapat didefinisikan dengan Tabel Kebenaran, Diagram Logika atau Persamaan Boolean. Meja kebenaran : Tabel kebenaran adalah daftar tabular dari semua kemungkinan kombinasi biner dari variabel input dan kombinasi output terkait dari rangkaian logika. Hanya ada dua kemungkinan bit input atau output, yaitu '0' dan '1'. Jika jumlah input adalah 'n', akan ada   kombinasi. Dalam tabel ini, ada satu baris untuk mewakili kombinasi input serta baris yang berbeda untuk kombinasi output. Ini dapat diperoleh dari diagram logika atau ekspresi Boolean dari sirkuit. Diagram Logika : Diagram logika terutama terdiri dari gerbang logika dasar dan beberapa representasi simbolis dari rangkaian. Ini menunjukkan kepada kita interkoneksi gerbang logika, mewakili beberapa jalur sinyal (seperti mengaktifkan, memilih jalur, jalur kontrol, dll.). Ini digunakan untuk mendefinisikan fungsionalitas sirkuit. Itu dapat diperoleh melalui eksp...

Tugas 7 Naufal Abrar Karnaugh

Gambar
Peta Karnaugh adalah sebuah metode untuk: 1. Menyederhanakan sebuah fungsi persamaan logika. Menyederhanakan fungsi persamaan logika sebenarnya bisa dilakukan dengan menggunakan aturan-aturan baku seperti: Distributif. Misalnya (p ∧ q) ∨ (p ∧ r) ≡ p ∧ (q ∨ r)  atau (p ∨ q) ∧ (p ∨ r) ≡ p ∨ (q ∧ r).  De Morgan seperti ~p ∨ ~q ≡ ~(p ∧ q) atau ~p ∧ ~q Hukum penyerapan  seperti p ∧ (p ∨ q) ≡ p atau p ∨ (p ∧ q) ≡ p 2. Mencari fungsi persamaan logika dari sebuah tabel kebenaran. Terkadang, kita memiliki sebuah tabel kebenaran (yang diperoleh dari pengumpulan kasus atau kejadian) tetapi belum memiliki persamaan logikanya sehingga sulit membuat untai rangkaian logikanya.  Permasalahan-permasalahan diatas dapat diselesaikan dengan peta karnaugh. Peta Karnaugh Peta karnaugh (atau K-Map) diperkenalkan oleh Maurice Karnaugh tahun 1953 (wikipedia) adalah sebuah metode untuk menyederhanakan fungsi persamaan logika sehingga (Freddy Kurniawan: Sistem Digital): Menggunakan jumlah gerb...

Tugas 6 Hukum De Morgan Naufal Abrar Rabbani

Gambar
.  Hukum De Morgan Teori De Morgan I Teori ini menyatakan bahwa komplemen dari hasil penjumlahan akan sama dengan hasil perkalian dari masing-masing komplemen. Teori ini melibatkan gerbang OR dan AND. Penulisan dalam bentuk fungsi matematisnya sebagai berikut.  A + B = A • B  Teori De Morgan II Teori ini menyatakan bahwa komplemen dari hasil kali akan sama dengan hasil penjumlahan dari masing-masing komlemen. Teori ini melibatkan gerbang AND dan OR. Penulisan dalam bentuk fungsi matematisnya sebagai berikut.  A • B = A + B  Prinsip Sum of Product Prinsip Sum of Product adalah prinsip yang dapat digunakan untuk merancang sebuah rangkaian digital. Langkah-langkah dalam merealisasikan rangkaian digital adalah sebagai berikut: a. Tentukan tabel kebenaran dari kasus yang akan dibuat rangkaiannya. b. Tentukan persamaan aljabar dari tabel kebenaran dengan prinsip SUM of PRODUCT, setiap kombinasi masukan yang menghasilkan keluaran 1, akan bersesuaiaan dengan sebuah suku...

TUGAS 5 ALJABAR BOOLEAN

Gambar
  Aturan Aljabar Boolean  Aljabar boolean adalah sebuah aljabar yang berkaitan dengan variabel biner dan operasi logika. Jenis aljabar ini merupakan sistem matematika yang telah terbentuk dari 3 operator logik dasar yaitu “negasi”, logika “AND”, dan “OR”.Untuk merepresentasikan input atau output digital biasanya menggunakan simbol logika”0” dan “1”. Namun selain itu juga bisa digunakan sebagai konstanta pada rangkaian terbuka atau rangkaian tertutup secara permanen. Berbagai macam aturan dari ekspresi aljabar boolean telah diciptakan secara khusus untuk mengurangi jumlah logika dasar yang diperlukan untuk melakukan operasi logika yang tertentu sehingga bisa menghasilkan daftar fungsi atau teorema yang biasa disebut dengan Hukum Aljabar Boolean. Aljabar boolean juga dapat diartikan sebagai operasi matematika yang digunakan untuk menganalisis barang dan sirkuit digital. Dengan menerapkan “hukum boolean” ini maka bisa mengurangi atau menyederhanakan ekspresi boolean secara komple...